Langsung ke konten utama

Teori Sistem Niklas Luhmann

 


Ratnayu Dini Khoirunnisa

20107020031

Sosiologi A

Niklas Luhmann seorang sosiolog asal Jerman yang lahir pada tanggal 8 Desember 1927 di Luneburg, Jerman. Pada tahun 1949 ia meraih gelar sarjana hukum di Universitas Freiburg  kemudian melanjutkan studinya di Harvard University pada tahun 1960 di bawah bimbingan tokoh sosiologi yang sangat terkenal yaitu Talcott Parsons. Dalam ide pemikirannya Luhmann dipegaruhi oleh tokoh Talcott Parsons yang memfokuskan pada pemahaman tentang teori sistem. Teori sistem milik Luhmann ini juga memadukan elemen dari teori milik Parsons mengenai fungsionalisme struktural, serta mengenalkan konsep-konsep dari biologi kognitif, sibermetika, dan juga fenomenologi. 

Salah satu karya terkenal milik Luhmann yang berjudul: Soziale systeme grundrie einer allgemeinen theorie (Sistem-sistem sosial. Garis Besar Sebuah Teori umum) yang diterbitkan pada tahun 1984. Buku ini termasuk karya utama Luhmann yang membuka perspektif baru dalam berkembangnya sebuah teori sistem. Teori sistem ini merupakan revisi atau tambahan dari teori sistem milik Talcott Parsons. Saya mengenal teori umum sistem milik Niklas Luhmann dari jurnal yang telah saya baca. Teori sistem milik Luhmann ini menjelaskan mengenai keutuhan atau keteraturan sosial. Sistem sosial terbentuk atas keutuhan dunia yang sangat kompleks. Suatu sistem sosial akan mendapat identitasnya dengan cara membedakan antara sistem dengan lingkungannya (Luhmann, 1987: 35). Dengan kata lain kunci perbedaan keduanya terletak pada kompleksitas, dimana sistem selalu lebih sederhana daripada lingkungannya. Salah satu konsep milik Luhmann yang terkenal adalah sistem autopoietic. Konsep autopoietic dalam pandangan teori sistem sosial dapat diartikan sebagai pengorganisasian diri sendiri (self organization). Terdapat empat karakteristik dari konsep autopoietic tersebut antara lain, masyarakat mampu menghasilkan unsur dasarnya sendiri, masyarakat mampu mengorganisasi dirinya sendiri, kemudian masyarakat dapat menentukan strukturnya sendiri, serta masyarakat mampu dalam merealisasikan operasionalnya sendiri.

Dalam pemahaman saya, teori sistem sosial milik Luhmann terbentuk karena adanya diferensiasi kompleksitas di kehidupan, diferensiasi dalam sebuah sistem sosial ini sebagai cara sebuah sistem untuk menangani perubahan dalam lingkungannya. Diferensiasi ini juga dilakukan agar tidak timbul konflik antar masyarakat serta dapat dijadikan pembeda pada sistem sosial yang lainnya. Niklas Luhmann disini memandang sistem sosial beserta subsistem didalamnya sebagai suatu jaringan kompleksitas yang ada. Dalam konsep milik Luhmann ini perlunya komunikasi tidak hanya dari diri sendiri melainkan komunikasi dengan lingkungan juga.

Berikut realitas nyata teori system milik Niklas Luhmann seperti sistem pendidikan yang ada di Indonesia, sistem ini tentunya terdapat berbagai macam kompleksitas. Kemudian dilakukan proses seleksi atas diferensiasi yang ada sehingga hal tersebut dapat muncul sistem pendidikan atau sistem yang lebih sederhana yang merupakan bentuk dari proses diferensisasi antara sistem yang sudah ada dengan lingkungan itu berada.

Referensi:

Ananda, K. S. (2021). Matinya Surat Kabar Dalam Perspektif Sistem Autopoietic Niklas Luhmann (Studi Kasus Koran Sinar Harapan). Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi. 2(2), 124-134.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konstruksi Realitas Sosial oleh Peter L. Berger Dan Thomas Luckmann

 Ratnayu Dini Khoirunnisa 20107020031 Sosiologi A Peter Ludwing Berger merupakan seorang sosiolog produktif yang lahir pada tanggal 17 Maret 1929 di Vienna, Austria. Pada tahun 1949 ia lulus dari Wagner Collefe dan meraih gelar Bachelor of Arts, kemudian Berger melanjutkan studinya di New School for Social Research di New York sampai meraih gelar M.A. pada tahun 1950, dan Ph.D. pada tahun 1952. Pada tahun 1955 – 1956 ia bekerja di Evangelische Akademie di Bad Boll, Jerman. Salah satu karya milik Berger yang sangat berpengaruh dalam sosiologi interpretatif berjudul  “The Social Construction of Reality” yang ia tulis bersama rekannya yaitu Thomas. Mengenai Thomas Luckmann, ia merupakan Professor sosiologi dari Universitas Constance Jerman yang lahir pada tanggal 14 Oktober 1927. Teori konstruksi sosial milik Berger dan Luckmann merupakan buah hasil pemikiran yang dipengaruhi oleh beberapa ide pemikiran seperti tokoh Alfred Schutz tentang fenomenologi, Emile Durkheim dan Talcot P...

Konsep Modernitas Cair Zygmunt Bauman

  Ratnayu Dini Khoirunnisa  20107020031 Sosiologi A Zygmunt Bauman merupakan seorang teoritis dan sosiolog keturunan Yahudi Polandia. Ia lahir pada tanggal 19 November 1925 di kota Pozna, Polandia. Ia meniggal pada usia 91 tahun. Pada tahun 1939 Bauman beserta keluarganya melarikan diri ke Uni Soviet pada tahun 1939 setelah Jerman menginvasi Polandia dan selama Perang Dunia II ia juga ikut bertempur di unit tentara Polandia di bawah komando Soviet. Dalam karier akademisnya Bauman meraih gelar profesor sosiologi dari Universitas Warsawa Polandia pada tahun 1968 dan ia juga sempat mengajar di Universitas tersebut. Bauman dalam sosiologi sering dijuluki sebagai “Nabi Pasca Modernisme”. Bauman merupakan pemikir sosial yang mengkritik terhadap modernitas sebagai gejala kehidupan yang konret yaitu modernitas bertautan. Dalam gagasan pemikirannya Zygmunt Bauman dipengaruhi oleh beberapa tokoh yaitu seperti Karl Marx, George Simmel, Theodor Adorno, Antonio Gramsci, dan Hannah Arendt....

Teori Praktik Sosial Pierre Bourdieu

 Ratnayu Dini Khoirunnisa  20107020031 Sosiologi A Pierre Felix Bourdieu merupakan tokoh sosiologi yang masuk dalam postmodernism. Bourdieu lahir di desa yang bernama Denguin, Prancis pada tanggal 1 Agustus 1930 dan wafat pada 23 Januari 2002 di Paris, Prancis. Bourdieu tumbuh dari keluarga kelas menengah kebawah. Dalam karier akademisnya pada tahun 1950 Bourdieu menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ecole Normale Superieure (ENS) di bidang filsafat, kemudian melanjutkan dinas militer dan mengajar di Aljazair pada tahun 1958. Ide pemikirannya Bourdieu banyak dipengaruhi oleh para pemikir seperti Aristoteles, Hegel, Marx, Thomas Aquinas, Durkheim, Max Weber, Picasso, Franz Fanon, Jeane Paul Sartre, Huserl, Sausure, Levi Strauss, Wittgenstein, Martin Heidegger, Michel Foucault, dan lainnya. Pemikiran Bourdieu sangat berpengaruh dalam bidang ilmu sosial dan dalam kajian budaya. Teori yang diciptakan oleh Bourdieu dikenal dengan teori praktik atau istilah lainnya adalah teori ga...