Langsung ke konten utama

Stabilisasi Sistem Sosial


UTS Teori Sosiologi Modern

Ratnayu Dini Khoirunnisa

20107020031

Sosiologi A

Dalam proses pertemuan dengan informan, beliau menjelaskan mengenai sistem sosial yang ada di kampung Kumendaman. Beliau juga menceritakan bagaimana peranan aktor sosial yang ada di kampung Kumendaman dalam mensukseskan sistem-sitem sosial yang ada di kampung Kumendaman. Kemudian keikutsertaan masyarakat juga diharapkan dapat membangun dan menciptakan kampung kumendaman menjadi kampung yang aman dan sejahtera.

Alasan saya memilih Bapak Risdyanto sebagai informan karena beliau merupakan ketua RW di kampung Kumendaman (masa periode 2015-2018 dan 2018-2021). Beliau juga merupakan sosok yang berpikiran luas dan sebagai rujukan yang berkaitan dengan urusan-urusan sosial. Sehingga dapat dengan mudah menjelaskan bagaimana sistem-sistem sosial yang ada di kampung lingkungan saya. Selain itu beliau juga sudah lama tinggal di kampung Kumendaman. 

Dari informasi yang saya dapat melalui Bapak Risdyanto, beliau menjelaskan beberapa sistem sosial yang ada di kampung Kumendaman. Pertama pada aspek keamanan dan ketertiban, ketertiban yang berawal dari kepedulian warga setempat saat melihat banyak anak usia SD dan SMP berlalu lalang di jalan kampung kumendaman dengan mengendarai sepeda motor bahkan ada yang ngebut tanpa memperhatikan lingkungan yang kawasannya banyak anak kecil dan manula. Untuk itu pengurus serta warga setempat membuat program unggulan untuk menciptakan tertib lalu lintas yang dimulai dari lingkungan sendiri. Pendukung dari program ini dengan mengupayakan pengadaan sarana dan prasarana sesuai aturan yang berlaku seperti, pengadaan 20 alat CCTV dan HT untuk memberi kemudahan komunikasi dalam memnatau lokasi kampung Kumendaman selama 24 jam. Sehingga tindakan pelanggaran peraturan atau hal yang tidak diinginkan dapat dicegah sedini mungkin.

Kemudian pada aspek seni dan budaya, pengurus kampung Kumendaman mencoba bekerjasama dengan Institusi Seni Indonesia (Yogyakarta) dengan mengadakan pelatihan seperti pelatihan seni tari, seni musik, dan pelatihan lain sebagainya. Terakhir pada aspek sosial dan ekonomi, Pengurus kampung Kumendaman sudah mencoba merintis kampung kuliner dan kampung budaya. Bentuk perwujudan dari kampung kuliner yaitu pengurus atau aktor sosial kampung Kumendaman membangun beberapa lapak untuk warga yang mana lapak tersebut dapat digunakan untuk berjualan makanan dan minuman dari program tersebut yamg mana diharap dapat meningkatkan perkonomian warga kampung Kumendaman. 

Berdasarkan pembahasan diatas, penulis disini akan memfokuskan pada aspek ekonomi yang akan dikaitkan dengan teori sosiologi. Penulis akan menganalisis menggunakan teori pilihan rasional milik James S Coleman. Teori pilihan rasional merupakan tindakan pengambilan keputusan, disini manusia berperan sebagai aktor yang memiliki tindakan untuk mencapai sebuah tujuan melalui nilai dan preferensi. Coleman mengungkapkan perlunya konsep yang tepat mengenai aktor rasional yang mana melihat aktor tersebut dapat memilih tindakan yang mampu memaksimalkan keinginan apa yang mereka butuhkan. Dalam teorinya Coleman menegaskan terdapat dua unsur yaitu aktor dan sumber daya. Aktor disini merupakan warga kampung Kumendaman yang memiliki tujuan untuk bertahan hidup ditengah kondisi seperti ini. Sementara pada sumber daya yaitu lokasi yang strategis untuk berjualan.

Dalam hal ini sebagian warga kampung Kumendaman memilih bermata pencaharian sebagai pedagang. Faktor lain yang memungkinkan pilihan warga setempat tersebut karena lokasi yang sangat strategis untuk melakukan jual beli. Terlebih pada masa pandemi covid-19 ini sebagian warga memilih berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan begitu peran aktor sosial disini dengan membantu menuangkan wadah bagi para warga setempat dengan merintis kampung kuliner. Kampung kuliner tersebut nantinya dapat digunakan oleh warga Kumendaman untuk berjualan makanan dan minuman dengan basic UMKM. Tindakan yang dilakukan oleh warga kampung Kumendaman ini dianggap sebagai pilihan yang sesuai dengan rasionalnya dan diharap mampu membawa perubahan dalam kehidupan serta dapat meningkatkan perekonomian warga kampung Kumendaman.

Identitas informan: Bapak Risdyanto, usia 51 tahun. Beliau merupakan Ketua RW Kampung Kumendaman.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konstruksi Realitas Sosial oleh Peter L. Berger Dan Thomas Luckmann

 Ratnayu Dini Khoirunnisa 20107020031 Sosiologi A Peter Ludwing Berger merupakan seorang sosiolog produktif yang lahir pada tanggal 17 Maret 1929 di Vienna, Austria. Pada tahun 1949 ia lulus dari Wagner Collefe dan meraih gelar Bachelor of Arts, kemudian Berger melanjutkan studinya di New School for Social Research di New York sampai meraih gelar M.A. pada tahun 1950, dan Ph.D. pada tahun 1952. Pada tahun 1955 – 1956 ia bekerja di Evangelische Akademie di Bad Boll, Jerman. Salah satu karya milik Berger yang sangat berpengaruh dalam sosiologi interpretatif berjudul  “The Social Construction of Reality” yang ia tulis bersama rekannya yaitu Thomas. Mengenai Thomas Luckmann, ia merupakan Professor sosiologi dari Universitas Constance Jerman yang lahir pada tanggal 14 Oktober 1927. Teori konstruksi sosial milik Berger dan Luckmann merupakan buah hasil pemikiran yang dipengaruhi oleh beberapa ide pemikiran seperti tokoh Alfred Schutz tentang fenomenologi, Emile Durkheim dan Talcot P...

Konsep Modernitas Cair Zygmunt Bauman

  Ratnayu Dini Khoirunnisa  20107020031 Sosiologi A Zygmunt Bauman merupakan seorang teoritis dan sosiolog keturunan Yahudi Polandia. Ia lahir pada tanggal 19 November 1925 di kota Pozna, Polandia. Ia meniggal pada usia 91 tahun. Pada tahun 1939 Bauman beserta keluarganya melarikan diri ke Uni Soviet pada tahun 1939 setelah Jerman menginvasi Polandia dan selama Perang Dunia II ia juga ikut bertempur di unit tentara Polandia di bawah komando Soviet. Dalam karier akademisnya Bauman meraih gelar profesor sosiologi dari Universitas Warsawa Polandia pada tahun 1968 dan ia juga sempat mengajar di Universitas tersebut. Bauman dalam sosiologi sering dijuluki sebagai “Nabi Pasca Modernisme”. Bauman merupakan pemikir sosial yang mengkritik terhadap modernitas sebagai gejala kehidupan yang konret yaitu modernitas bertautan. Dalam gagasan pemikirannya Zygmunt Bauman dipengaruhi oleh beberapa tokoh yaitu seperti Karl Marx, George Simmel, Theodor Adorno, Antonio Gramsci, dan Hannah Arendt....

Teori Praktik Sosial Pierre Bourdieu

 Ratnayu Dini Khoirunnisa  20107020031 Sosiologi A Pierre Felix Bourdieu merupakan tokoh sosiologi yang masuk dalam postmodernism. Bourdieu lahir di desa yang bernama Denguin, Prancis pada tanggal 1 Agustus 1930 dan wafat pada 23 Januari 2002 di Paris, Prancis. Bourdieu tumbuh dari keluarga kelas menengah kebawah. Dalam karier akademisnya pada tahun 1950 Bourdieu menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ecole Normale Superieure (ENS) di bidang filsafat, kemudian melanjutkan dinas militer dan mengajar di Aljazair pada tahun 1958. Ide pemikirannya Bourdieu banyak dipengaruhi oleh para pemikir seperti Aristoteles, Hegel, Marx, Thomas Aquinas, Durkheim, Max Weber, Picasso, Franz Fanon, Jeane Paul Sartre, Huserl, Sausure, Levi Strauss, Wittgenstein, Martin Heidegger, Michel Foucault, dan lainnya. Pemikiran Bourdieu sangat berpengaruh dalam bidang ilmu sosial dan dalam kajian budaya. Teori yang diciptakan oleh Bourdieu dikenal dengan teori praktik atau istilah lainnya adalah teori ga...